Pernah tidak terbangun tengah malam lalu kepikiran tagihan yang belum lunas? Saya pernah. Rasanya campur aduk, apalagi setelah sadar pengeluaran bulan ini membengkak karena belanja kebutuhan anak. Saking stresnya, sempat terpikir untuk langsung menghapus aplikasi pembiayaan dari ponsel, seolah semua tagihan ikut hilang.
Sayangnya, kenyataannya tidak begitu. Menghapus aplikasi tidak otomatis menghapus kewajiban. Kalau memang ingin berhenti menggunakan layanan paylater seperti Kredivo, ada beberapa langkah yang perlu diselesaikan terlebih dahulu agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Kalau keputusan berhenti menggunakan paylater memang sudah dipikirkan matang-matang, itu bukan hal yang buruk. Justru bisa menjadi langkah untuk kembali mengatur keuangan keluarga dengan lebih sehat. Paylater sebenarnya tetap bermanfaat saat digunakan sesuai kebutuhan. Namun, jika mulai terasa membebani kondisi finansial, tidak ada salahnya memilih berhenti.
Lunasi semua tagihan terlebih dahulu
Sebelum mencari cara hapus akun Kredivo permanen, pastikan seluruh tagihan sudah lunas. Ini adalah syarat utama. Selama masih ada cicilan atau transaksi yang belum selesai, akun tidak bisa ditutup.
Kalau sebelumnya ada transaksi yang ingin dibatalkan, pengajuannya masih bisa dilakukan maksimal 30 hari setelah transaksi disetujui. Pembatalan dalam 14 hari pertama tidak dikenakan biaya. Setelah itu hingga hari ke-30 akan dikenakan biaya sebesar 1,25%. Seluruh ketentuan ini sudah diatur secara transparan sehingga pengguna bisa mengetahui konsekuensinya sejak awal.
Pastikan dana refund sudah diterima
Jika kamu sering berbelanja di marketplace menggunakan Paylater, jangan buru-buru menutup akun. Pastikan dulu semua proses retur atau refund sudah selesai.
Dana pengembalian harus benar-benar masuk sebelum akun ditutup. Setelah dana diterima, gunakan untuk melunasi tagihan yang masih berjalan. Bila hanya sebagian transaksi yang dibatalkan, limit kredit biasanya belum kembali normal sampai seluruh kewajiban diselesaikan.
Langkah ini sering dianggap sepele, padahal bisa menghindarkan dari tagihan yang muncul di kemudian hari.
Pahami apa yang akan hilang setelah akun ditutup
Bayangkan Paylater seperti dana cadangan yang bisa digunakan saat keadaan mendesak. Selama digunakan dengan bijak dan dibayar tepat waktu, fasilitas ini memang cukup membantu.
Namun, saat akun ditutup permanen, seluruh fasilitas tersebut juga ikut hilang. Mulai dari limit kredit, promo, hingga berbagai keuntungan lain yang sebelumnya bisa digunakan.
Kredivo menyediakan limit kredit hingga Rp50 juta bagi pengguna yang memenuhi syarat, termasuk cicilan bunga 0% untuk tenor 1 dan 3 bulan. Karena itu, pastikan keputusan menutup akun memang sudah benar-benar dipertimbangkan, bukan karena emosi sesaat.
Pertimbangkan keputusan dengan matang
Perlu diketahui, akun yang sudah ditutup permanen tidak bisa diaktifkan kembali menggunakan data yang sama. Jadi, pikirkan baik-baik sebelum mengajukan penutupan akun.
Kalau tujuan hanya ingin mengurangi kebiasaan berbelanja, mungkin cukup dengan berhenti menggunakan limit kredit untuk sementara. Namun, jika memang ingin benar-benar lepas dari layanan Paylater, pastikan kondisi keuangan sudah cukup stabil dan memiliki dana darurat sebagai pengganti.
Hubungi layanan pelanggan secara resmi
Langkah terakhir adalah menghubungi layanan pelanggan Kredivo untuk mengajukan penutupan akun. Jangan hanya menghapus aplikasinya dari ponsel karena itu tidak menghentikan status akun maupun kewajiban yang masih tercatat di sistem.
Saat menghubungi customer service, siapkan data diri untuk proses verifikasi. Setelah permohonan disetujui, proses penutupan akun biasanya memerlukan waktu sekitar tiga hari kerja.
Jika sudah menerima konfirmasi bahwa akun berhasil dinonaktifkan, barulah Anda bisa menghapus aplikasi dari perangkat. Dengan mengikuti prosedur yang benar, riwayat keuangan tetap terjaga dan tidak ada kewajiban yang tertinggal.